Ilustrasi Vilcabamba. [Foto: Istimewa]
Vilcabamba adalah dusun kecil nan sepi di Ekuador Selatan. Dusun ini ternyata memiliki keajaiban tersembunyi. Penduduk di sana dilaporkan, banyak yang hidup selama 130 tahun atau lebih. Desa ini menjadi daerah dengan rata-rata usia tertinggi di dunia.

Penduduk setempat menunjukkan beberapa alas an mengapa itu bisa terjadi. Alam subur tak berujung di dusun itu. Kondisi tanahnya sangat baik. Udaranya segar yang dikaitkan dengan pertumbuhan tanaman yang sangat baik. Keindahan dusun yang terletak di lembah ini tidak dapat disangkal.

Media lokal Equadorhop dalam artikelnya beberapa waktu lalu menyebutkan, Vilcabamba dikenal dengan iklimnya yang sangat baik. Iklimnya selalu menyenangkan sepanjang tahun karena kedekatannya dengan khatulistiwa.

Banyak peneliti datang untuk menguak rahasia umur panjang penduduk di sana. Dusun ini ngetop setelah pada tahun 1973, penduduk Vilcabamba muncul di sampul depan majalah National Geographic.

Disebutkan, penduduk setempat melaporkan usia mereka sering melebihi 100 tahun, bahkan mendaki setinggi 134 tahun. Dusun itu juga dikenal dengan sebutan, Lembah Panjang Umur. Bahkan, Suku Inca memberi julukan “Hilco Pamba” yang berarti “lembah penyembuh!”

Ada beberapa alasan berbeda yang dikaitkan dengan usia penduduk di Vilcabamba. Gaya hidup mereka yang tumbuh di sana biasanya melibatkan lebih banyak kerja fisik dan lebih sedikit stress daripada kehidupan rata-rata manusia di bumi.

Selain itu, ketinggian (letaknya 1.500 meter di atas permukaan laut) menjadi salah satu sebab. Tidak dapat dipungkiri, dengan iklim yang menyenangkan, udaranya yang segar, tanah lebih baik, dan air yang kaya akan magnesium dan zat besi alami, menjadi dusun ini kaya segalanya. Di sana, bukan hanya hidup panjang, tetapi juga hidup dicintai.

“Dikelilingi oleh lembah dan pegunungan yang indah, keindahan alam kawasan ini tiada tara,” tulis Equadorhop.

Disebutkan, bukan hanya alam yang mendukung rata-rata usia kota ini yang termasuk salah satu kota tertinggi di dunia. Penduduk di sana sangat menghormati para tetua. Berakar pada tradisi, penghormatan terhadap generasi yang lebih tua sangatlah mengejutkan.

Pada tahun 1981, Pemerintah Ekuador menugaskan jurnalis medis Dr Morton Walker untuk meneliti penduduk Vilcabamba.

Hasil penelitiannya ia tuangkan menjadi buku “Rahasia Umur Panjang Awet Muda.” Dalam buku itu ia  mengklaim bahwa kunci umur panjang dan kesehatan adalah air di desa yang kaya akan mineral.

Oleh karena itu, air diambil untuk dianalisa di laboratorium, dan ditemukan bahwa air tersebut mengandung keseimbangan unik dari mineral koloid yang diperkaya. Kandungan itu ideal untuk kesehatan manusia yang optimal.

Media perjalanan Go Travel Talk mengungkapkan, Vilcabamba di Ekuador Selatan telah menjadi magnet bagi pencari jiwa dan mereka yang mencari awet muda. Dusun di Pegunungan Andes yang indah ini terkenal karena kebangkitan pikiran, tubuh, dan jiwanya.

“Vilcabamba sering disebut sebagai salah satu populasi paling sehat di planet ini, memikat sejumlah besar ekspatriat Amerika yang ingin menjalani hidup dengan kecepatan yang jauh lebih lambat,” demikian dilaporkan Go Travel Talk.

Dengan iklim seperti “mata air” sepanjang tahun, hasil bumi lokal dari pertanian organik, perbukitan dan air tawar dari sungai mengalir ke dalam Hutan Nasional Podocarpus yang dilindungi, tidak heran mengapa vitalitas penduduk begitu baik.

Makanya, bagi yang menyukai yoga, menjelajahi pikiran dengan ayahuasca, spiritualitas, dan alam, maka dusun itu menjadi tempat yang tepat. [Berbagai sumber/YS]