Jakarta [JDN] – Pemerintah RI membidik kerja sama dengan negara-negara di Kawasan Amerika Latin yang tergabung dalam Sistem Integrasi Amerika Tengah (Central American Integration System/SICA) dan negara-negara komunitas Karibia (Caribbean Community/CARICOM). Potensi pasar di kawasan itu dinilai besar.

“Kedua kawasan ini mencakup 23 negara dengan total populasi 78,7 juta orang dan total GDP sebesar US$ 452 miliar,” demikian keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI, Rabu (14/4/2021) .​

Terkait hal itu, Kemlu RI sudah menggelar dialog penjajakan perundingan perdagangan dengan sejumlah perwakilan kedua kawasan pekan lalu.

Kepala Perwakilan SICA di Jakarta, Dubes Panama Manuel Saturno, Dubes Guatemala Manor Jacobo Cuyun, dan KUAI Kosta Rika Esteban Salazar menyampaikan, Panama, Guatemala, dan Kosta Rika siap membantu rencana Indonesia memperluas pasarnya.

Selanjutnya juga telah digelar dialog dengan Kepala Perwakilan RI di kawasan SICA dan CARICOM yaitu Dubes RI Mexico City, Dubes RI Panama City, Dubes RI Caracas, Dubes RI Paramaribo, dan Dubes RI Havana.

“Berdasarkan hasil dari kegiatan dialog tersebut, dapat dipahami bahwa sudah terdapat tanggapan positif dari beberapa negara anggota CARICOM dan SICA atas inisiatif dari Indonesia. Beberapa negara anggota menyambut baik dan siap untuk mendukung rencana tersebut,” demikian Kemlu RI.

Indonesia sedang menjajaki kemungkinan perundingan perdagangan berbentuk Preferential Trade Agreement (PTA) dengan SICA dan CARICOM agar dapat dimulai pada tahun 2022 dan diselesaikan pada tahun 2023.

Direktur Perundingan Bilateral menyampaikan dukungan penuh Kemdag atas rencana perjanjian perdangangan antara Indonesia dengan CARICOM dan SICA dengan pendekatan pertama yaitu Trade in Goods (TIG) dengan format (PTA).

Meskipun cukup ambisius, Kemlu menekankan bahwa, saat ini merupakan momentum sangat tepat bagi Indonesia untuk memiliki perjanjian dagang dengan SICA dan CARICOM sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi masing-masing kawasan akibat dampak dari pandemi Covid-19.

CARICOM adalah organisasi yang terdiri atas 15 negara di kawasan Karibia sementara SICA adalah organisasi yang terdiri atas 8 negara di kawasan Amerika Tengah. [YS]