Bandung [JDN] – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga harga-harga bahan pokok menghadapi hari besar keagamaan nasional.

Mendag juga memantau harga bahan pokok di sejumlah daerah, seperti yang dilakukan di Pasar Kosambi Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/4/2021).

Kunjungannya itu didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil. Dalam pantauan itu, harga bahan pokok dan sayur mayur di pasar tradisional tersebut, pada  hari pertama bulan suci Ramadan masih stabil. Kecuali harga daging ayam dan minyak goreng yang naik sedikit. Namun, kenaikannya masih tergolong aman.

Sebelumnya, saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) barang kebutuhan pkok menjelang Puasa dan Lebaran 2021 di Bandung, Jawa Barat, Senin   (12/4/2021).

“Hari ini saya mengumpulkan 34 kepala dinas atau yang bertanggung jawab tentang perdagangan untuk memastikan ketersediaan seluruh bapok cukup dan harganya stabil. Sebanyak 34 provinsi sudah melaporkan bahwa bapok tersedia dan harganya stabil, khususnya beras, gula,cabai, minyak goreng, dan daging sapi,” ujar Mendag Lutfi.

Mendag mengatakan, beberapa komoditas seperti beras, gula, dan daging sapi perlu  adanya penambahan pasokan untuk mengantisipasi cadangan stok, iklim ekstrem, kenaikan harga internasional, dan persediaan  sebelum musim giling.  Selain itu, komoditas  cabai, khususnya varian rawit  merah terus mengalami penurunan harga.  Hal                itu  disebabkan adanya penurunan harga di tingkat petani seiring dengan meningkatnya produksi di daerah sentra.

Menurut Mendag, beberapa komoditas yang perlu menjadi perhatian, yaitu beras, daging sapi, dan  gula.

“Kementerian Perdagangan dan dinas provinsi akan  terus memantau program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) beras medium oleh  Perum Bulog. Untuk  daging  sapi, kami akan berkoordinasi dengan Kementerian  Pertanian untuk segera memobilisasi sapi daerah sentra produksi ke daerah sentra konsumsi, seperti wilayah  Jabodetabek dan Aceh,” papar Mendag Lutfi.