Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah

Jakarta [JDN] – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong serikat pekerja/serikat buruh untuk dapat memperkuat dialog ketenagakerjaan.

Dialog sosial antara pemerintah, SP/SB, dan pengusaha sangat penting sebagai upaya merespons dinamika ketenagakerjaan yang terus berubah cepat.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menilai, sebagai wadah organisasi pekerja, Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) dapat melanjutkan langkah dan meningkatkan peran sebagai organisasi penyalur aspirasi yang tepat.

Caranya ialah dengan membangun komunikasi dan dialog yang berkelanjutan, mendorong tumbuhnya SDM unggul, dan menjadi mitra pengusaha yang terpercaya. “Semua ini adalah untuk mewujudkan kelangsungan berusaha dan ketenangan bekerja (Industrial Peace) sebagai kunci utama produktivitas,” ucap Ida dalam siaran pers yang diterima kemarin.

Sebagai informasi, FKSPN merupakan salah satu anggota organisasi dari Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN).

Ida meminta FKSPN agar terus menjadi mitra pemerintah dalam rangka memberi solusi yang konstruktif dan visioner, khususnya di sektor ketenagakerjaan. Ia menyatakan siap menerima kritik dan saran dari FKSPN.

“Mau sekeras apapun kritik, saran, dan masukan kepada kami, tak mengurangi semangat saya untuk mensinergikan program pemerintah dengan SP/SB,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPN FKSPN, Ristadi menyatakan bahwa pihaknya akan objektif dalam merespons kebijakan pemerintah.

Menurutnya, jika pemerintah keliru dalam mengambil kebijakan, FKSPN akan mengkritik, tetapi tetap dengan cara yang baik.

“Tapi (jika) kemudian pem­erintah ada hal yang memang bagus kebijakannya, tentu kami akan memberikan apresiasi,” ucap Ristadi. [PR/ID/YS]