Jakarta [JDN] – Perusahaan kosmetikasal Korea Selatan, Innisfree, meminta maaf setelah mendapat kritik tajam konsumen terkait label “Botol Kertas” pada salah satu produknya.

Sejatinya ingin mengusung kampanye ramah lingkungan untuk mengurangi kemasan plastik, ternyata malah membuat kebingungan bagi konsumen. Produk kecantikan teh hijau dengan label botol kertas yang diluncurkan tahun lalu itu ternyata dikemas dengan botol plastik. Nah, lo?

Seperti dilaporkan BBC, seorang pelanggan pekan lalu mempertanyakan kredensial ramah lingkungan produk tersebut.

Dalam postingan Facebook, pelanggan asal Korea Selatan itu membagikan foto produk yang menunjukkan sebenarnya produk tersebut dikemas dalam botol plastik yang dibungkus kertas.

Dalam komentar yang dilaporkan oleh surat kabar Korea Herald, pelanggan tersebut menuduh Innisfree melakukan “greenwashing” dan “pemasaran menyesatkan”.

Dalam beberapa hari terakhir, unggahan tersebut telah dibagikan secara luas di Korea Selatan. Innisfree dikritik habis-habisan gara-gara label produk yang konon ramah lingkungan.

Beberapa kritikus meragukan komitmen perusahaan tersebut untuk mengurangi limbah plastik.

Innisfree kemudian mengklarifikasi label pada kemasan Serum Biji Teh Hijau dalam pernyataan yang dikirim ke BBC pada Jumat (9/4/2021).

“Produk ini dinamakan ‘botol kertas’ agar lebih mudah menjelaskan peran pembungkus label kertas di luar botol,” kata juru bicara Innisfree.

“Namun kami memahami bahwa seluruh wadah dapat dilihat sebagai bahan kertas karena nama produknya. Kami mohon maaf atas kebingungan yang terjadi dan akan mencoba memberikan informasi yang lebih akurat kepada Anda.”

Innisfree mengatakan, botol plastik produknya itu menggunakan plastik 51,8% lebih sedikit dari kemasan sebelumnya.

“Baik botol kertas dan wadah plastik yang lebih ringan, dapat disortir dan didaur ulang setelah digunakan,” kata perusahaan induk Innisfree, Amorepacific, tentang produk di situsnya.

Kemasan produk mencakup petunjuk tentang cara mendaur ulang kertas dan botol plastik.